
Terakhir kali mampir ke Komplek Kuliner di Jalan Bunga Coklat No. 1, baru bulan lalu bersama teman-teman Malang Citizen. Tak perhatikan semakin ke sini tambah ramai. Bukan hanya dari jumlah pengunjungnya yang bisa dilihat dari deretan motor terparkir. Tetapi keberadaan kedai-kedai baru yang terus bermunculan. Salah satunya Chicken Fingers, yang bisa kalian temui di sudut paling selatan.
Kalau sebelumnya ke Komplek Kuliner untuk berburu masakan Jepang, tapi untuk kesempatan kali ini saya mampir ke kedai yang spesial menyajikan olahan berbahan dasar dari ayam. Ketebak yah dari namanya Chicken Fingers? Pecinta ceker ayam pasti antusias mendengarnya. Well, baca sampai habis yah, sayang kalau dilewatkan ulasan ini ?.
Di Malang sendiri sebetulnya sudah banyak masakan dari ceker ayam. Terlintas yang ada di kepala nama-nama yang belakangnya ada unsur misteri. Yang mana sekaligus bak label untuk menggambarkan kepedasannya. Jadi secara tidak langsung masyarakat sudah bisa membayangkan nama makanan yang berakhiran “setan” pasti pedas. Kok jadi kayak nama marga yah, marga pedas, hhe.
Chicken Fingers – Up Whit Delicious Traditional Sambals

Menu Chicken Finger Malang
Lalu bagaimana di Chicken Fingers? Oh jangan khawatir pecinta ceker pedas tetap akan merasakan mulut terbakar di sini. Karena dari taglinenya “Up Whit Delicious Traditional Sambals” saja sudah beraroma sambal, bukan?. Kalian bisa memilih lima varian sambal berbeda, yaitu ada Sambal Bawang, Ijo, Bajak, Tauco dan Sambal Petis.
Dari semua varian sambal yang sudah saya cicipi, secara keseluruhan nendang sekali. Asin gurihnya pas dan terasa sekali. Karena kadang ada sambal yang cuma menang pedas saja, sedangkan rasanya tidak karuan. Bikin mulut doer, tapi tidak bisa menikmati rasanya. Kalau untuk ukuran pedas di lidah saya agak sensitif, artinya yang mungkin bagi pecinta pedas tidaklah nampol, tapi bagi saya sudah terasa pedas, haha cemen.

Up Whit Delicious Traditional Sambals. Lima varian sambal spesial di Chicken Fingers Malang
Ngomongin sambal bajak dilingkungan kos banyak yang menyediakan sebagai pelengkap lalapan. Jadi rasanya bagi saya sudah biasa. Berbeda kalau di lingkungan Landungsari sana, di mana lalapan yang dijual tersedia dua sambal sekaligus, ada Sambal Ijo dan Bajaknya. Jadi enak, satu porsi dapat dua sambal berbeda rasa. Sementara lingkungan kosan saya di Dieng tidak ada pilihan seperti itu, semua hanya satu jenis saja.
Nah, jika tadi membahas sambalnya, kini kita menimati ceker ayamnya. Di Chicken Fingers pilihan menu ceker ayamnya lumayan banyak yang bisa kalian nikmati. Mau Crispzy fingers, Crispzy Wing, Crispzy Drumstick, Hot Wolferine, Hot Wing, Ayam Geprek, Ayam Geprek Keju. Dari menu-menu tadi yang paling spesial ialah Hot Wolfrine dan Ayam Geprek Keju. Karena memang dua menu itu yang menjadi andalan di Chicken Fingers.

Hot Wilfrine di Chicken Fingers. Namanya jadi mengingatkan sama film mutan yah, hhe.

Ayam Geprek Jeju. Lumeran keju bercampur dengan daging gurih ayamnya, mantap.
Hot Wilfrine empuk sekali. Saking empuknya tulang-tulangnya bisa dimakan juga. Hehe. Antara rakus dan doyan, Cho? Hhehe. Kebiasaan makan tulang-tulang, haha. Tapi benaran ada di sekitar kos kalau malam penjual lalapan ada menu tulang ayam, yang bagian rusuk sampai leher. Apa yah sebutannya? Kurang tahu. Cekernya juga benaran empuk, saya makan sama tulangnya gak terasa makan tulang saking empuknya. Apalagi yang crishpy, wih gak ada tekstur keras sema sekali langsung pecah dikunyah.
Nah, kalau si Ayam Geprek Keju juara. Karena bukan dari bagian ceker ayam, sehingga dagingnya lebih banyak. Terus perpaduan keju yang melelehi daging ayamnya itu loh, nikmat sekali. Tanpa sambal sudah terasa pedas di lidah. Tapi lebih nikmat lagi kalau dilumuri sambalnya. Di makan dengan seporsi nasi hangat dijamin bikin kenyang.
Kalau kurang suka sama ceker kalian bisa pesan Paru Krezz, Prilal, Baso, Kekian, dan Tahu Krezz. Baso Krezznya enak, jadi bakso yang digoreng terus dicocol sama lima varian sambal yang bisa kalian pilih sesuai selera. Renyah dan gurih.Untuk sayurnya bisa nambah Cah Kangkung. Tapi kuah yang ada di menunya sebenarnya sudah menutupi kebutuhan sayur sih, sudah basah dan enak disruput.

Black Forest Cheese ala Chicken Fingers. Toping kejunya banyak yak.
Tak lengkap kalau belum pesan minumnya, di Chicken Fingers kalian bisa menemukan minuman dingin seperti Black Forest Cheese, Strawberry Blend, Grean Tea, Chocholate, Tropis, Blue Sky, Orange Flip dan Ice Tea. Kalau mau hangat juga ada, tinggal pesan Hot Chocholate, Cereal Chocolate, Cereal Vanila atau kalau mau ngopi juga tersedia Black Coffee dan Coffee Milk.
Makanan dan minumnya memuaskan, apalagi saya suka sekali sama renyah dan empuknya si ceker, ludes sama tulang-tulangnya ?. Dari segi tempatnya dan suasananya juga cukup enak. Di area dalam tersedia meja seperti warteg dengan meja panjangnya. Sedangkan di bagian luar meja kecil dengan bangku uniknya yang terbuat dari tong. Meskipun tak begitu luas, tapi Chicken Fingers tetap nyaman buat tempat makan dan sekaligus nongkrong.

Suasana cukup nyaman buat santap makan dan sekaligus nongkrong.
Terpenting menyoal harganya yang terbilang murah-murah. Semua menu cekernya tak lebih dari 15ribu, hanya kisaran 10 sampai 12ribu saja perporsinya. Wa murah yah? Cocok buat kalian yang masih kuliah. Traktir teman-temannya tak perlu risau dompet tipis. Karena harganya ramah bagi dompet mahasiswa. Untuk menikmati kepedasan sambal dan empuknya ceker ayam di Chicken Fingers Malang, kalian bisa berkunjung ke kedainya di Komplek Kuliner Suhat, mulai jam 3 sore sampai tengah malam.
Chicken Fingers Malang
Alamat: Jl. Bunga Coklat No. 1 (Komplek Kuliner) Suhat, Malang
Kontak: 0812-4988-945
Instagram : @chickenfingers_mlg
Harga mulai: Rp. 3.000,- s/d Rp. 15.000,-
Jam Buka: 15.00 – 00.00 WIB Setiap hari
Peta Lokasi
2 Comments. Leave new
Aku mau ceker pedasnyaaa.
Perlu dicoba nih
nampaknya mantab nihh.. cocok buat yang suka pedas-pedas

Leave a Reply